Tidak ada Tuhan selain Tuhan itu sendiri. Tuhan memperkenalkan dirinya supaya kita bisa menyebut, yaitu Allah. Suatu keyakinan yang harus dibangun adalah Tuhan pasti menjawab doa hambanya. Terdengar sedikit terdapat ketidaksetujuan dari beberapa orang yang beranggapan bahwa tidak selalu dikabulkan tapi diberi yang lebih baik. Tetapi pada intinya pasti dijawab.
Hari itu jadi lucu sekali, jangan tanya bagaimana penjelasan logisnya, pasti logis kok hanya logika kita saja yang terbatas. Maksud hati menolong kawan tetapi dibalas hadiah yang indah.
Akhirnya hidup harus menjalani babak baru, dengan beberapa permasalahan klasik yang masih melekat. Tetapi kali ini benar2 seperti ada terobosan, atau mungkin aku yang ke ge er an aja. Tetapi aku sangat bersyukur dan berterimakasih sekali (pada dasarnya aku pasti berterimakasih karena apapun itu adalah rahmat yang sudah Tuhan berikan) karena aku merasa bahwa Allah memberikan hadiah yang secara lahiriah dapat aku nikmati. Suatu kondisi yang menjelaskan bahwa pemberiannya sangat tepat baik waktu maupun yang diberikan.
Kehadiran manusia memberikan efek yang bermacam2 dan kali ini aku merasa seperti ada yang selalu membuatku on fire, atau minimal aku menjadi sangat senang. Untuk pertama kalinya aku menikmati hal2 yang tidak lahiriah pada diri seseorang. Menikmati apa yang tidak terlihat dan menjadi lebih menyenangkan di setiap waktunya. Menyenangkan sekali dia sangat mengerti cycle menyenangkankan sekali dia menunggu dan menanyakan agar paham menyenangkan sekali tendensi nya sangat rendah menyenangkan sekali distorsinya terukur menyenangkan sekali dia aku bisa pahami.
Terima kasih, Allah.